Beranda > Umum > Hamil Anggur

Hamil Anggur

Beberapa tahun yang lalu ada beberapa teman saya yang istrinya mengalami kegagalan dalam melahirkan atau Keguguran. Saya bertanya kepada mereka, kenapa dengan kandungan istrinya? mereka bilang Hamil Anggur. Hamil Anggur!? apasih hamil anggur itu.
Penasaran dengan istilah itu, cari2 deh di internet. Akhirnya dapet juga artikel yang menjelaskan mengenai hamil anggur, artikel singkat dari Detik Health ini semoga dapat bermanfaat untuk teman2 yang ingin mengetahui juga mengenai hamil anggur itu dan mungkin nantinya bisa mencegah atau meminimal kejadian tersebut.
Semoga Bermanfaat.
 
Hamil Anggur ( Mola Hidatidosa )
Kedokteran menyebut kehamilan abnormal berupa tumor jinak yang terjadi akibat kegagalan pembentukan janin, “bakal janin” ini dengan istilah Mola Hidatidosa. Bentuknya memang mirip gerombolan buah anggur, sehingga orang menyebutnya hamil anggur.
 
Tumor jinak mirip anggur tersebut asalnya dari trofoblas, yaitu sel bagian tepi ovum atau sel telur, yang telah dibuahi, yang nantinya melekat di dinding rahim dan menjadi plasenta (tembuni) serta membran yang memberi makan hasil pembuahan.

Hamil anggur atau Mola hidatidosa dapat terjadi karena:

1. Tidak ada buah kehamilan (agenesis) atau ada perubahan (degenerasi) sistem aliran darah terhadap buah kehamilan, pada usia kehamilan minggu ketiga sampai minggu keempat.

2. Aliran (sirkulasi) darah yang terus berlangsung tanpa bakal janin, akibatnya terjadi peningkatan produksi cairan sel trofoblas (bagian tepi sel telur yang telah dibuahi).

3. Kelainan substansi kromosom (kromatin) seks.

Penyebab hamil anggur belum diketahui secara pasti , tetapi diduga pencetusnya antara lain kekurangan gizi dan gangguan peredaran darah rahim.

Gejala

Gejala dari penyakit ini dintunjukan sebagaimana orang hamil normal, tanda awal persis kehamilan biasa, misalnya terlambat haid, keluhan mual, muntah. Hanya saja keluhan tersebut lebih hebat. Jika diperiksa tes kehamilan, hasilnya positif juga.

Selain gejala umum di atas, tanda-tanda lain diantaranya: tidak ada tanda-tanda gerakan janin, rahim nampak lebih besar dari umur kehamilan, misalnya terlambat 2 bulan, rahim nampak seperti hamil 4 bulan, keluar gelembung cairan mirip buah anggur bersamaan dengan perdarahan.

Pengobatan

Bagi perempuan yang masih ingin punya anak, pengobatan dilakukan dengan membersihkan rahim (kuret) secara berulang-ulang sampai benar-benar bersih. Jika tidak, maka dapat dilakukan pengangkatan rahim.
Pengobatan atau Terapi herbal yang dapat dijalani diantaranya dengan :
Mengkonsumsi madu untuk ibu hamil atau herbal Kehamilan / Kesuburan

Sumber : Detik Health

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: