Beranda > Umum > Mengenal Diabetes Melitus

Mengenal Diabetes Melitus

Mengenal Diabetes Melitus “the silent killer”

Apakah Diabetes Mellitus itu?
Diabetes mellitus adalah salah satu penyakit tidak menular yang disebabkan oleh gangguan produksi insulin oleh Kelenjar Pankreas/gangguan fungsi Hormon Insulin. Hormon Insulin berperan dalam mengatur keseimbangan kadar gula dalam darah dalam batas normal.

Apakah yang dimaksud dengan kadar gula darah?
Kadar gula darah adalah jumlah glukosa dalam darah anda. Metode standar yang digunakan dalam pengujian Diabetes Mellitus adalah tes gula darah puasa yang mengukur jumlah glukosa darah setelah anda melakukan puasa makan selama sepuluh hingga duabelas jam. Selanjutnya sampel darah anda akan dikirim ke laboratorium untuk dilakukan analisis

Bagaimana cara mengetahui adanya peningkatan kadar gula darah
Satu-satunya cara mengetahui kadar gula darah adalah dengan menganalisakan ke rumah sakit atau ke laboratorium medis. Saat ini di pasaran bebas juga banyak tersedia produk tes gula darah “Glukotest” dan cara pemakaiannyapun cukup mudah, karena hasil tes gula darah anda akan ditampilkan dalam monitor berupa angka digital. Ada pula produk tes gula dengan mempergunakan sampel urin, akan tetapi hasil pengukurannya kurang akurat dibandingkan dengan tes gula darah

Berapa kadar gula darah normal? Kapan dikatakan gula darah tinggi?
Seseorang dikatakan memiliki kadar gula darah normal apabila hasil tes gula darah puasa adalah sekitar 70 sampai 100 miligram per desiliter (mg/dL). Dikatakan gula darah anda tinggi apabila dalam 2 kali tes didapatkan hasil pengukuran gula darah anda lebih tinggi atau sama dengan 126 mg/dL. Apabila tes ini dilakukan tanpa melalui puasa makan, dikatakan anda memiliki gula darah tinggi (Hiperglikemik) apabila kadar gula darah anda mencapai lebih tinggi atau sama dengan 200 mg/dL dan tentunya tes juga dilakukan dengan 2 kali dalam waktu berdekatan serta menunjukkan hasil yang serupa.

Adakah kemungkinan terjadi kesalahan hasil tes gula darah?
Kesalahan atau ketidakakuratan hasil tes gula darah bisa saja terjadi. Kesalahan bisa dari luar berupa peralatan tes yang sudah tidak memiliki akurasi tes lagi. Umumnya ketidakakuratan yang terjadi berasal dari pihak pasien sendiri. Biasanya untuk menginginkan hasil tes yang bagus pasien melakukan perubahan pola hidup dengan cara mengurangi porsi makan dan berolah raga 2-3 hari menjelang tes. Setelah tes pola hidup berubah buruk kembali. Hasil tes yang bagus justru akan menyulitkan dokter dalam mengambil keputusan diagnosis, karena hasil pengukuran tidak mewakili kondisi rata-rata gula darah dalam kesehariannya.

Adakah hal lain yang seringkali terjadi pada pengukuran kadar gula darah?
Seringkali ada kejadian seseorang dengan kadar gula darah puasa normal, tetapi pada pengukuran kadar gula darah setelah makan menunjukkan hasil yang sangat tinggi. Orang semacam ini diduga memiliki intoleransi glukosa.

Bagaimana cara mengetahui intoleransi glukosa?
Ada serangkaian tes khusus untuk mengetahui intoleransi/daya tahan glukosa. Tes ini memerlukan waktu beberapa jam. Anda akan diminta menelan cairan gula yang dalam waktu singkat akan memberikan kadar gula darah yang tinggi. Selanjutnya sampel darah diambil selang waktu 30 menit, 1 jam, dua jam dan 3 jam. Dari masing-masing sampel darah anda akan didapatkan gambaran bagaimana tubuh anda akan menetralisir kadar gula darah hingga kembali normal.

Manakah yang lebih berbahaya antara hipoglikemik dan hiperglikemik?
Seorang penderita Diabetes mellitus yang sudah dalam penanganan medis, secara rutin akan mengkonsumsi obat-obatan penurun kadar gula darah secara oral. Pada kondisi tertentu akan mengalami kondisi hipoglikemik. Dalam kurun waktu berbeda, darah akan menunjukkan kadar gula yang sangat variatif, karena naik turunnya kadar gula darah dipengaruri oleh beberapa faktor. Kondisi hipoglikemik justru lebih berbahaya dibandingkan dengan kondisi hiperglikemik yang belum terlalu parah. Pada kondisi hipoglikemik darah anda tidak mampu mensuplai energi yang dibutuhkan tubuh secara memadai.

Bagaimana hipoglikemik bisa terjadi?
Hipoglikemik pasti akan terjadi apabila anda menkonsumsi obat penurun kadar gula darah secara berlebihan. Hal ini juga sering terjadi akibat pasien gagal memonitor kadar gula darahnya sendiri. Hipoglikemik sering pula terjadi akibat pasien melewatkan jadwal makan atau mengkonsumsi makanan yang salah.

Apa penyebab Diabetes Mellitus?
Ada beberapa faktor penyebab munculnya penyakit Diabetes Mellitus (kencing manis). Jenis-jenis penyebab sangat spesifik dan tergantung tipe diabetes itu sendiri. Namun secara umum diabetes mellitus disebabkan oleh ketidakmampuan kelenjar pankreas dalam mensuplai insulin atau tidak bekerjanya insulin dalam darah secara maksimal.

Apakah yang dimaksud dengan Insulin?
Insulin adalah hormon yang diproduksi oleh sel beta pangkreas. Pada saat anda makan, pangkreas akan melepaskan insulin ke dalam darah untuk membantu proses penyerapan sari-sari makanan berupa glukosa, asam lemak dan asam amino. Tanpa insulin makanan yang anda konsumsi tidak akan dapat dicerna oleh tubuh.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: